Rina Harun

Datuk Seri Rina binti Mohd Harun (Jawi: رين بنت محمد هارون; lahir 18 April 1973 ) adalah seorang politikus Malaysia yang menjabat sebagai Menteri Wanita, Keluarga, dan Pembangunan Komunitas Malaysia sejak 30 Agustus 2021. Saat ini, ia juga merupakan Ketua Srikandi Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM), partai anggota koalisi PN. Rina memenangkan kursi parlemen dari daerah pemilihan Titiwangsa pada Pemilihan umum Malaysia 2018.[2]

Rina Harun
DGSM MP
رين هارون
Menteri Wanita, Keluarga, dan Pembangunan Komunitas Malaysia
Mulai menjabat
10 Maret 2020
Perdana Menteri
WakilSiti Zailah Mohd Yusoff
PendahuluWan Azizah Wan Ismail
Menteri Pembangunan Pedesaan Malaysia
Masa jabatan
21 Mei 2018  24 Februari 2020
Perdana MenteriMahathir Mohamad
WakilSivarasa Rasiah
PendahuluIsmail Sabri Yaakob Pembangunan Pedesaan dan Wilayah
PenggantiAbdul Latiff Ahmad
Anggota Parlemen Malaysia
dapil Titiwangsa
Mulai menjabat
9 Mei 2018
PendahuluJohari Abdul Ghani (UMNOBN)
Mayoritas4.139 (2018)
Ketua Srikandi Partai Pribumi Bersatu Malaysia ke-1
Mulai menjabat
5 April 2017
PresidenMuhyiddin Yassin
WakilShamsilah Siru (2017–2020)
Mas Ermieyati Samsudin (2020–)
Ketua UmumMahathir Mohamad (2017–2020)
Muhyiddin Yassin (Plt.) (2020)
Pendahulutidak ada, jabatan baru
Informasi pribadi
Lahir
Rina binti Mohd Harun

18 April 1973[1]
Tanjung Karang, Selangor, Malaysia
KewarganegaraanMalaysia
Partai politikOrganisasi Nasional Melayu Bersatu (2000–2016)
Partai Pribumi Bersatu Malaysia (2016–sekarang)
Afiliasi politik
lainnya
Barisan Nasional (2000–2016)
Pakatan Harapan (2017–2020)
Perikatan Nasional (2020–sekarang)
Alma materUniversitas Northwood
Universitas Teknologi MARA
PekerjaanPolitikus
Situs webwww.rinaharun.com

Sebelumnya, Rina menjabat sebagai Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dalam kabinet koalisi Pakatan Harapan (PH) dibawah PM Mahathir Mohamad selama kurang dari dua tahun sejak Mei 2018 hingga Februari 2020.[3][4][5][6]

Kehidupan awal

Rina tumbuh besar di Jalan Gurney, Kuala Lumpur dan mengenyam pendidikan dasar di di Sekolah Kebangsaan Datuk Keramat 1, Kuala Lumpur. Setelah itu, ia melanjutkan studinya di Sekolah Tun Fatimah, Johor Bahru. Ia diterima kuliah di Institut Tekonologi MARA (sekarang Universiti Teknologi MARA) jenjang diploma bidang ilmu perbankan. Ia lalu mengambil gelar S-1 di Universitas Northwood di Michigan, Amerika Serikat dan memperoleh gelar BBA bidang ilmu perbankan dan keuangan.[2]

Karier politik

Rina mulai aktif di dunia politik sejak 2002 sebagai Ketua Puteri Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) Cabang Sepang. Ia pernah memegang beberapa jabatan dalam organisasi sayap perempuan UMNO tersebut. Terakhir, ia menjabat sebagai Exco Puteri UMNO Malaysia pada 2009 sebelum bergabung dengan Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM).[2][7]

Kontroversi

Selama penerapan Perintah Kendali Pergerakan Malaysia (MCO) pada 2020, kementerian yang ia pimpin merilis poster yang memuat beberapa kiat bagi para istri untuk mencegah pertengkaran di dalam rumah tangga. Di antara kiat tersebut yakni agar para istri tidak memakai "pakaian rumah" melainkan berpakaian "seperti biasa, kenakan makeup dan pakaian rapi" serta meniru suara "Doraemon dan diikuti dengan gelak manja".[8]

Poster tersebut menuai kritik dari beberapa lembaga swadaya masyarakat seperti Masyarakat Aksi Semua Perempuan (AWAM). Masyarakat mengecam muatan konten karena melanggengkan stereotip yang seksis, bukannya fokus pada masalah kekerasan dalam rumah tangga dan keselamatan perempuan yang menjalani hubungan yang tak sehat selama di rumah.[9]

Pihak kementerian akhirnya menghapus poster tersebut sehari setelahnya dan melayangkan permintaan maaf atas kontroversi yang muncul.[10]

Referensi

  1. "Bernama Radio on Instagram: "Infografik: Profil Menteri Pembangunan Luar Bandar #BernamaRadio #semuanyatentanganda #pakatanharapan"". Instagram.
  2. Wahid, Shakira Buang dan Ramieza (2019-04-25). "Rina akui dirinya 'menteri pasif' tapi bersebab". Malaysiakini (dalam bahasa Melayu). Diakses tanggal 2020-07-17.
  3. "Rina Mohd Harun dilantik Ketua Srikandi PPBM". www.astroawani.com.
  4. "BERNAMA.com - Rina Mohd Harun named as Minister of Rural Development". www.bernama.com.
  5. "PRU14 nanti soal 'menang atau mati', kata wanita Bersatu - The Malaysian Insight". www.themalaysianinsight.com.
  6. "Rina Harun ready to serve rakyat as minister - Nation | The Star Online". www.thestar.com.my. Diakses tanggal 2018-05-25.
  7. Ashraf, Khairil (2017-04-05). "Bekas exco Puteri Umno kini ketuai wanita PPBM". Free Malaysia Today (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-07-17. Diakses tanggal 2020-07-17.
  8. "'Talk like Doraemon': Malaysian ministry issues tips for wives during COVID-19 movement control order". CNA (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-06-09.
  9. hermesauto (2020-03-31). "Coronavirus: Malaysia's Women and Family Development Ministry criticised over Doraemon 'household happiness' posters". The Straits Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-07-16.
  10. "Women, Family Development Ministry apologises for 'Doraemon' posters | The Star". www.thestar.com.my. Diakses tanggal 2020-07-16.
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.