Salahuddin bin Talabuddin

Salahuddin bin Talabuddin (1874–1948) adalah seorang pejuang asal Halmahera, Maluku Utara. Ia sempat dibuang pemerintah kolonial Belanda ke penjara Sawahlunto, Nusakambangan, dan Boven Digoel. Ia dieksekusi mati pada 1948 di Ternate.[1]

Pada 2022, ia diangkat menjadi Pahlawan Nasional Indonesia bersama dengan Soeharto Sastrosoeyoso, Paku Alam VIII, Rubini Natawisastra dan Ahmad Sanusi.[2]

Referensi

This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.