Stasiun Pogajih

Stasiun Pogajih (PGJ), juga disebut Stasiun Pohgajih, adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Pohgajih, Selorejo, Blitar; pada ketinggian +205 meter; termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya; dan merupakan stasiun KA yang berada paling timur di Kabupaten Blitar. Stasiun ini terletak sekitar tiga kilometer ke arah selatan dari Jalan Raya MalangBlitar. Stasiun ini memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus. Stasiun ini dahulu memiliki tiga jalur kereta api, tetapi jalur 1 yang lama telah dibongkar sejak lama dan dijadikan taman kecil.

Stasiun Pogajih

Stasiun Pogajih pada tahun 2021
Nama lainStasiun Pohgajih
LokasiJalan Stasiun Pohgajih/Selorejo
Pohgajih, Selorejo, Blitar, Jawa Timur
Indonesia
Ketinggian+205 m
OperatorKAI Commuter
Letak dari pangkalkm 86+773 / 87+934 lintas Bangil-Blitar-Kertosono[1]
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama rendah)
Jumlah jalur2 (jalur 1: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • PGJ
  • 5026
[2]
KlasifikasiIII/kecil[2]
Operasi layanan
Penataran (hanya jadwal perjalanan tertentu)
Stasiun sebelumnya Stasiun berikutnya
Sumberpucung Penataran
Surabaya Kota–Malang–Blitar, p.p.
PGJ stop
Kesamben
ke arah Blitar
Fasilitas dan teknis
Fasilitas   
Tipe persinyalanMekanik tipe Siemens & Halske semiotomatis
Lokasi pada peta

Selain melayani penumpang kereta api lokal, stasiun ini juga melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api.

Sekitar dua kilometer ke arah timur stasiun ini terdapat Jembatan KA Lahor yang terletak di perbatasan Kabupaten MalangKabupaten Blitar. Selain itu, sekitar tiga kilometer ke arah timur terdapat Bendungan Sutami dan dua terowongan kereta api buatan dalam negeri, yaitu Eka Bakti Karya (kini Karangkates I) dan Dwi Bakti Karya (kini Karangkates II), dengan panjang masing-masing 750 dan 460 meter.

Dahulu ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Kesamben, terdapat Stasiun Plampangan yang kini sudah dinonaktifkan karena letaknya yang kurang strategis dan jarak antarstasiun yang tidak terlalu jauh dari Stasiun Kesamben.

Layanan kereta api

Lokal

Nama kereta api Tujuan akhir Keterangan
Penataran Surabaya (Gubeng atau Kota) Via Malang

Hanya jadwal perjalanan tertentu

Blitar

Insiden

Pada sore hari tanggal 7 Maret 2021, hujan deras yang mengguyur daerah Pohgajih menyebabkan tebing di sisi tubuh baan rel yang terletak pada km 87+500 Lintas Pogajih–Kesamben longsor. Peristiwa ini mengakibatkan tertahannya keberangkatan KA Malabar dari Stasiun Malang menuju Stasiun Bandung dan Penataran dari Blitar menuju Surabaya Gubeng yang tertahan di Stasiun Wlingi.[3]

Galeri

Referensi

  1. Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. "Jalur KA Tertimbun Longsor di Blitar, Perjalanan Kereta Tertahan". JawaPos.com. 7 Maret 2021, 20:33:42 WIB. Diakses tanggal 7 Maret 2021.
Stasiun sebelumnya Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Plampangan
ke arah Kertosono
Kertosono–Bangil Sumberpucung
ke arah Bangil


This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.