Stasiun Sumobito

Stasiun Sumobito (SBO) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Sumobito, Sumobito, Jombang; pada ketinggian +28 meter; termasuk dalam pengelolaan KAI Commuter . Letak stasiun ini sangat strategis karena berada di jalan alternatif JombangMojokerto.

Stasiun Sumobito
K PD

Bangunan baru Stasiun Sumobito, 2020
LokasiSumobito, Sumobito, Jombang, Jawa Timur
Indonesia
Ketinggian+28 m
OperatorKAI Commuter
Letak dari pangkalkm 69+110 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan[1]
Jumlah peron4 (dua peron sisi yang tinggi dan dua peron pulau yang rendah)
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • SBO
  • 4042
[2]
KlasifikasiIII/kecil[2]
Operasi layanan
Dhoho dan Ekonomi Lokal
Stasiun sebelumnya Stasiun berikutnya
Curahmalang Dhoho
Surabaya Kota–Kertosono–Blitar, p.p.
Peterongan
ke arah Blitar
Ekonomi Lokal
Surabaya Kota–Kertosono, p.p.
Peterongan
ke arah Kertosono
Fasilitas dan teknis
Fasilitas     
Tipe persinyalan
Lokasi pada peta

Stasiun berperon sisi ini awalnya memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 yang lama merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda ruas JombangMojokerto dioperasikan per 26 Oktober 2020,[4] jumlah jalur bertambah menjadi empat. Jalur 1 yang lama diubah menjadi jalur 2 yang baru sebagai sepur lurus arah Surabaya, sedangkan jalur 2 yang lama diubah menjadi jalur 3 yang baru sebagai sepur lurus untuk arah Kertosono. Pada saat pembangunan jalur ganda, emplasemen stasiun ini sedikit diperpanjang ke arah barat daya dan jalur 3 yang lama diubah menjadi jalur 4 sebagai sepur belok.

Stasiun ini dibangun ulang seluruhnya oleh Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur Direktorat Jenderal Perkeretaapian bersamaan dengan dibangunnya jalur ganda segmen antara Mojokerto-Jombang. Bangunan stasiun lama yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen dirobohkan karena terkena dampak pembangunan sepur belok baru sebagai jalur 1 yang baru sehingga digantikan dengan bangunan baru yang lebih besar. Selain itu, sistem persinyalan elektrik yang lama (tipe Ansaldo) telah diganti dengan persinyalan elektrik terbaru produksi PT Len Industri.[5]

Selain melayani penumpang kereta api lokal, stasiun ini juga melayani penyusulan antarkereta api.

Layanan kereta api

Lokal

Nama kereta api Tujuan akhir Keterangan
Dhoho Surabaya Kota Via Kertosono
Blitar
Ekonomi Lokal (Surabaya Kota–Kertosono pp) Surabaya Kota
Kertosono

Galeri

Referensi

  1. Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46).
  4. Romadoni, Mohammad. "PT KAI Mulai Operasikan Jalur Double Track Perlintasan Kereta Api Stasiun Mojokerto-Jombang". Tribunnews.com.
  5. Direktorat Jenderal Perkeretaapian (2020). "Progress Pembangunan Double Track Lintas Selatan" (PDF). Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kemenhub RI. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2020-06-13. Diakses tanggal 2020-06-13.
Stasiun sebelumnya Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Peterongan
ke arah Kertosono
Kertosono–Wonokromo Curahmalang
ke arah Wonokromo


This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.