Taktik catur

Dalam catur, taktik merujuk pada urutan langkah yang membatasi pilihan lawan dan dapat menghasilkan keuntungan yang nyata. Taktik biasanya dibedakan dengan strategi karena strategi membutuhkan langkah lebih panjang untuk mencapai keuntungan dan kurang membatasi respon lawan.

Prinsip utama dari taktik adalah urutan langkah yang membuat lawan tidak bisa merespon semua ancaman, sehingga dapat menghasilkan keuntungan bagi pemain. Termasuk di antaranya garpuan, tusukan, baterai, serangan terbuka, perusakan, kelebihan beban, pengelakkan, tusukan, dan gangguan.[1] Ensiklopedia Permainan Tengah Catur memberi kategori taktik seperti berikut: Serangan Ganda, Terobosan Bidak, Blokade, Pengumpanan, Serangan Terbuka, Bidak Terlewati, Serangan X-ray, Pencegatan, Pengelakkan, Tusukan, Penghancuran Bidak, Kelebihan Beban, Pembinasaan Pertahanan, Pengejaran (serangan berulang), Langkah Menengah, dan Pembersihan Ruang.

Sering kali taktik yang menggunakan lebih dari satu digabung dalam kombinasi.


Kasparov vs. Tim Dunia, 1999
abcdefgh
8
8
77
66
55
44
33
22
11
abcdefgh
Kasparov telah menjalankan 12.Nc7+, menggarpu raja Hitam dan benteng-a8.
Morphy vs. Tim Konsultasi, 1858
abcdefgh
8
8
77
66
55
44
33
22
11
abcdefgh
Posisi setelah 14.Rd1. Morphy memiliki tusukan relatif terhadap kuda Hitam dan tusukan absolut pada benteng-d7.

Lihat pula

  • Taktik antikomputer
  • Strategi catur
  • Pemeriksaan kembali
  • Umpan
  • Pengelakan
  • Desperado
  • Gangguan
  • Outline of chess: Chess tactics
  • Kelebihan beban
  • Badai bidak
  • Struktur bidak
  • Tempo
  • Triangulasi
  • Perusakan
  • Kincir angin
  • Taktik shogi

Referensi

  1. Edward R. Brace, Illustrated Dictionary of Chess (Fodor's Travel Publications, 1978) ISBN 978-0-679-50814-4

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.