Tradisi Injil lisan

Tradisi Injil lisan, budaya pengabaran yang disampai dari satu generasi sampai generasi berikutnya dari mulut ke mulut, merupakan tahap awal pembentukan injil-injil tertulis. Tradisi lisan tersebut meliputi jenis-jenis cerita yang berbeda tentang Yesus. Contohnya, terdapat anekdot-anekdot tentang Yesus menyembuhkan orang sakit dan berdebat dengan lawan-lawannya. Tradisi tersebut juga meliputi perkataan yang diatributkan kepada Yesus, seperti perumpamaan-perumpamaan dan pengajaran-pengajaran tentang berbagai subyek yang bersama dengan perkataan lainnya, membentuk tradisi Injil lisan. [1] [2]

Kotbah di Bukit, karya Carl Bloch – Yesus menyampaikan pesan-Nya secara lisan

Catatan

  1. Burkett 2002, hlm. 124.
  2. Dunn 2013, hlm. 3–5.

Daftar pustaka

Bacaan tambahan

This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.