Ereveld Ancol

Ereveld Ancol adalah sebuah permakaman Belanda untuk warga militer dan sipil Belanda dan beberapa orang Indonesia yang tewas dalam Perang Dunia Kedua, terutama pada saat serangan Hindia Belanda oleh Jepang dan selama pendudukan Jepang di Indonesia, baik dalam pertempuran maupun karena dieksekusi Jepang. Letaknya di kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Ereveld Ancol adalah salah satu dari dua ereveld ("ladang kehormatan" dalam bahasa Belanda) yang berada di Jakarta dengan Ereveld Menteng Pulo di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan. Lebih dari 2 000 prajurit belanda dimakamkan di sana.

Gerbang Ereveld Ancol
Ereveld Ancol
Makam di Ereveld Ancol

Ereveld ini diresmikan tanggal 14 September 1946 dan dikelola oleh Nederlandse Oorlogsgraven Stichting (“Yayasan Belanda untuk Permakaman Perang”).

Tokoh yang dimakamkan di Ancol

  • Jenderal Roelof Theodorus Overakker
  • Kolonel George Frank Victor Gosenson
  • Kapten Reinder Gebbienus de Lange
  • Letnan Satu J. Davijt
  • Letnan Satu Henri van Zanten
  • Dr. Achmad Mochtar
  • Hanny Hilgers, John Leslie Appleby, Tommy Powell dan W. Bechtolt
  • 18 pekerja dari Algemeen Landbouw Syndicaat yang dibunuh Jepang di sana
  • Louis Joseph Welter (dieksekusi Jepang di sana)
  • Arnoldus Lambertus Jacques Wernink (dieksekusi Jepang di sana)
  • Emanuel Victor Frederik Toers Bijns (dieksekusi Jepang di sana)
  • Lambertus Allard Vellenga (dieksekusi Jepang di sana)
    • 1996. Verzet contra de Japanse bezetting van Nederlands-Indië tijdens de Tweede Wereldoorlog. De geuzen van het Indisch verzet. 1942-1945.' onder redactie van Ed Melis vz.-int. Comite ANCOL.
    • 2007. Gedenkboek De Nederlandse Oorlogsgravenstichting

    6°7′8″S 106°51′17″E

    Lihat pula

    • Daftar ereveld

    Bacaan lanjut

    • Gedenkboek de Nederlandse oorlogsgraven stichting (“Buku kenangan Yayasan Belanda untuk Permakaman Perang”), 2007

    Pranala luar

    This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.