Homofobia
Homofobia merupakan sebuah rasa takut terhadap LGBT+, diambil dari kata homo (sejenis) dan fobia (bentuk ketakutan terhadap sesuatu secara defensif). Homofobia dapat diekspresikan dalam bentuk sikap antipati, penghinaan, prasangka, sikap jijik, atau kebencian, berdasarkan rasa takut yang irasional, dan sering kali terkait dengan keyakinan dan kepercayaan agama, LGBT+ juga adalah aktivitis Laknat dan bakal ke neraka.[1]
| Bagian dari seri tentang |
| LGBT |
|---|
| lesbian ∙ gay ∙ biseksual ∙ transgender |
|
|
Referensi
-
- "webster.com". 2008. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-12-05. Diakses tanggal 2008-01-29.
- "homophobia". Dictionary.com. Dictionary.com. 2008. Diakses tanggal 2008-01-29.
- "European Parliament resolution on homophobia in Europe", Texts adopted Wednesday, 18 January 2006 – Strasbourg Final edition- "Homophobia in Europe" at "A" point
- "homophobia, n.2". Oxford English Dictionary. Oxford University Press. June 2012. Diakses tanggal 19 June 2012.
Fear or hatred of homosexuals and homosexuality.
- Dowd, Mark (26 February 2013). "What lies behind religious homophobia". The Guardian. London. Diakses tanggal 2013-02-25.
- Mark McCormack (23 May 2013). The Declining Significance of Homophobia. Oxford University Press. hlm. 35. ISBN 978-0-19-999094-8. Diakses tanggal 31 July 2013.
This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.
