Planet di luar Neptunus

Setelah penemuan planet Neptunus pada 1846, terhadap spekulasi yang menyatakan bahwa terdapat planet lain yang berada di luar orbitnya. Pencarian dimulai pada pertengahan abad ke-19 dan pengkulminasian dimulai pada abad ke-20 ketika Percival Lowell bertanya tentang Planet X.

Percival Lowell, pelopor hipotesis Planet X

Pluto yang ditemukan oleh Clyde Tombaugh pada 1930 menguatkan hipotesis Lowell, dan Pluto secara resmi disebut sebnagai planet kesembilan. Pada 1978, Pluto dianggap terlalu kecil karena gravitasinya berdampak terhadap planet-planet raksasa yang mengakibatkan pencarian planet kesepuluh secara besar-besaran.

Meskipun sejumlah besar anggota dari kelompok tersebut awalnya menyebutnya sebagai planet, pada 2006, International Astronomical Union mengklasifikasikan ulang Pluto dan tetangga-tetangga terbesarnya sebagai planet katai, membuat Neptunus menjadi planet terjauh yang diketahui di Tata Surya.[1]

Referensi

  1. "IAU 2006 General Assembly: Resolutions 5 and 6" (PDF). International Astronomical Union. 2006-08-24.

Daftar pustaka

Bacaan tambahan

This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.