Stasiun Angke
Stasiun Angke (AK) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di antara perbatasan Kelurahan Jembatan Lima dan Angke, Tambora, Jakarta Barat. Stasiun yang terletak pada ketinggian +3 m ini hanya melayani perjalanan KRL Commuter Line saja.
|
C08
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() Emplasemen Stasiun Angke, 2019. | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi | Jalan Stasiun Angke Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, 11330 Indonesia | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Koordinat | 6°08′39″S 106°48′02″E | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ketinggian | +3 m | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Operator | KAI Commuter | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Letak dari pangkal |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah peron | 2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama tinggi) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah jalur | 3 (jalur 2 dan 3: sepur lurus) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi lain | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kode stasiun |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Klasifikasi | II[2] | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Sejarah | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Dibuka | 2 Januari 1899[3] | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Elektrifikasi | 1987 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nama sebelumnya | Angkee | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Perusahaan awal | Staatsspoorwegen | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Operasi layanan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
KRL Commuter Line
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas dan teknis | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tipe persinyalan | Elektrik | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi pada peta | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]() | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Sebelum difungsikan sebagai stasiun yang hanya melayani perjalanan KRL Commuter Line, stasiun ini juga pernah melayani perjalanan kereta api lokal yang menuju ke Stasiun Rangkasbitung maupun ke Stasiun Merak, seperti contohnya KA Langsam, KA Banten Ekspres, dan KA Patas Merak. Sedangkan, kala itu KRL tidak berhenti dan melintas langsung di stasiun ini. Layanan-layanan layanan kereta api lokal ini dihapus pada tanggal 1 April 2017 dan digantikan oleh KRL Commuter Line dengan rute Tanah Abang-Rangkasbitung, serta layanan KRL di Stasiun Angke pun akhirnya dibuka.
Sejarah
Stasiun ini diresmikan oleh Staatssporwegen (SS) pada 2 Januari 1899, bersamaan dengan pengoperasian jalur KA Batavia–Rangkasbitung.[4][5]

Pada awalnya, jalur kereta api dari Stasiun Batavia Zuid yang menuju ke Stasiun Angke melalui Jalan Pasar Asemka. Saat dibuat jalur baru dari Stasiun Angke yang memutar melewati daerah Kota Intan dan Kampung Bandan, jalur dari Stasiun Batavia Zuid hingga Jalan Pasar Asemka ini pun diputus (hanya diputus saja). Kemudian, sempat didirikan sebuah stasiun di Jalan Pasar Asemka ini yang diberi nama Stasiun Pasar Pagi, stasiun ini digunakan sebagai stasiun titik pemberangkatan awal dari kereta-kereta penumpang yang menuju ke Stasiun Tangerang.
Stasiun beserta jalur ini dibongkar pada suatu waktu, lalu bekas lokasinya sudah mejadi Pasar Asemka dan flyover Jalan Asemka Raya. Masih terdapat peninggalan dari jalur ini yang tersisa dan masih dapat dilihat, yaitu 2 buah bekas pondasi jembatan rel dari kali Krukut yang terletak di bawah flyover Jalan Asemka Raya.
..jpg.webp)
..jpg.webp)
Pada era 1970-an, emplasemen Stasiun Angke diperkirakan memiliki banyak jalur serta memiliki sebuah rel cabang. Kala itu, jalur 2 dan 3 merupakan sepur lurus yang digunakan untuk lalu-lalang kereta, sedangkan jalur 1 dan 4 merupakan sepur belok. Diperkirakan pula terdapat 2 buah lokasi sepur simpan yang digunakan untuk tempat menyimpan atau stabling rangkaian gerbong-gerbong barang. Sepur simpan yang pertama posisinya berada di sebelah jalur 4, dengan 2 buah jalur buntu atau sepur badug. Dan untuk sepur simpan yang kedua berada di pojok kiri emplasemen stasiun (dari arah Stasiun Duri), dengan 3 buah jalur buntu atau sepur badug. Stasiun Angke juga memiliki 2 buah rel cabang, yaitu rel cabang yang mengarah ke sebuah gudang, dan rel cabang yang kemungkinan mengarah ke sebuah pabrik sabun (dari arah Stasiun Kampung Bandan). Masih belum bisa dipastikan kapan rel-rel cabang serta sepur simpan di emplasemen Stasiun Angke ini dibongkar, hingga sama sekali tidak ada bekas-bekasnya yang tersisa.
Pada tahun 1987, jalur KA lintas Manggarai-Kampung Bandan via Tanah Abang dielektrifikasi. Kala itu, jalur di Stasiun Angke yang dielektrifikasi pun hanya jalur 2 dan 3 saja. Jalur 1 tidak dielektrifikasi dengan alasan untuk melestarikan bangunan kanopi stasiun, sedangkan jalur 4 tidak dielektrifikasi karena kemungkinan jalur tersebut tidak digunakan untuk aktivitas naik dan turun penumpang.
Hingga akhir era 1990-an, Stasiun Angke menggunakan sebuah kanopi, yang dimana kanopi ini hanya menampung jalur 1 saja. Kanopi ini pun kemudian dicopot dan dipindahkan ke Stasiun Parung Panjang.[6]
Saat ini Stasiun Angke hanya memiliki 3 jalur saja, dengan jalur 2 dan 3 sebagai sepur lurus, serta jalur 1 sebagai sepur belok. Bangunan stasiun ini juga berukuran besar, karena lantai atas dari bangunan stasiun ini digunakan sebagai pasar dan pertokoan.
Bangunan dan tata letak
Pada awalnya, jalur kereta api dari Stasiun Batavia Zuid yang menuju ke Stasiun Angke melalui Jalan Pasar Asemka. Saat dibuat jalur baru dari Stasiun Angke yang memutar melewati daerah Kota Intan dan Kampung Bandan, jalur dari Stasiun Batavia Zuid hingga Jalan Pasar Asemka ini pun diputus (hanya diputus saja). Kemudian, sempat didirikan sebuah stasiun di Jalan Pasar Asemka ini yang diberi nama Stasiun Pasar Pagi, stasiun ini digunakan sebagai stasiun titik pemberangkatan awal dari kereta-kereta penumpang yang menuju ke Stasiun Tangerang.
Pada era 1970-an, emplasemen Stasiun Angke diperkirakan memiliki banyak jalur serta memiliki sebuah rel cabang. Kala itu, jalur 2 dan 3 merupakan sepur lurus yang digunakan untuk lalu-lalang kereta, sedangkan jalur 1 dan 4 merupakan sepur belok. Diperkirakan pula terdapat 2 buah lokasi sepur simpan yang digunakan untuk tempat menyimpan atau stabling rangkaian gerbong-gerbong barang. Sepur simpan yang pertama posisinya berada di sebelah jalur 4, dengan 2 buah jalur buntu atau sepur badug. Dan untuk sepur simpan yang kedua berada di pojok kiri emplasemen stasiun (dari arah Stasiun Duri), dengan 3 buah jalur buntu atau sepur badug. Stasiun Angke juga memiliki 2 buah rel cabang, yaitu rel cabang yang mengarah ke sebuah gudang, dan rel cabang yang kemungkinan mengarah ke sebuah pabrik sabun (dari arah Stasiun Kampung Bandan). Masih belum bisa dipastikan kapan rel-rel cabang serta sepur simpan di emplasemen Stasiun Angke ini dibongkar, hingga sama sekali tidak ada bekas-bekasnya yang tersisa.
Hingga akhir era 1990-an, Stasiun Angke menggunakan sebuah kanopi, yang dimana kanopi ini hanya menampung jalur 1 saja. Kanopi ini pun kemudian dicopot dan dipindahkan ke Stasiun Parung Panjang.[6]
Saat ini Stasiun Angke hanya memiliki 3 jalur saja, dengan jalur 2 dan 3 sebagai sepur lurus, serta jalur 1 sebagai sepur belok. Bangunan stasiun ini juga berukuran besar, karena lantai atas dari bangunan stasiun ini digunakan sebagai pasar dan pertokoan.
| P Lantai peron |
Jalur 3 | ← (Duri) Lin Lingkar Cikarang menuju Cikarang (via Manggarai) | |
| Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kiri | |||
| Jalur 2 | Lin Lingkar Cikarang menuju Cikarang (via Kramat) (Kampung Bandan) → | ||
| Jalur 1 | ← (Duri) Lin Lingkar Cikarang tujuan Angke/Kampung Bandan dan tujuan Cikarang (Kampung Bandan) → | ||
| Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan | |||
| G | Bangunan utama stasiun | ||
Layanan kereta api
Komuter
| Nama kereta api | Tujuan akhir | Keterangan |
|---|---|---|
| C Lin Lingkar Cikarang (half racket) | Angke | – |
| Kampung Bandan | ||
| Cikarang | ||
| C Lin Lingkar Cikarang (Cikarang–Jatinegara–Pasar Senen–Kampung Bandan–Manggarai–Jatinegara–Cikarang) | Cikarang | Perjalanan berlawanan arah jarum jam |
| C Lin Lingkar Cikarang (Cikarang–Jatinegara–Manggarai–Kampung Bandan–Kemayoran–Jatinegara–Cikarang) | Cikarang | Perjalanan searah jarum jam |
Antarmoda pendukung
| Jenis angkutan umum | Trayek | Tujuan |
|---|---|---|
| Mikrolet[7] | M43 | Terminal Grogol – Stasiun Angke |
| KWK[7] | B02 | Cengkareng Timur–Stasiun Jakarta Kota |
Galeri
KRL eks Tokyo Metro 6120F di emplasemen Stasiun Angke.
KRL eks Japan Railway 205-121F di emplasemen Stasiun Angke.
Emplasemen Stasiun Angke, 2019.
Referensi
- Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
- Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
- Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken.
- Staatsspoorwegen (1921–1932). Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken.
- "Haltestempels Nederlands Indië: SS-WL". Studiegroep Zuid-West Pacific. Diakses tanggal 15 Oktober 2017.
- Ballegoijen, Michiel van. Spoorwegstations Op Java.
| Stasiun sebelumnya | Stasiun berikutnya | |||
|---|---|---|---|---|
| Kampung Bandan Sisi bawah Terminus |
Lintas Jakarta Kampung Bandan–Tanah Abang |
Duri ke arah Tanah Abang | ||



