Stasiun Cibitung

Stasiun Cibitung (CIT) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Wanasari, Cibitung, Bekasi. Stasiun yang terletak pada ketinggian +19 meter ini hanya melayani KRL Commuter Line.

Stasiun Cibitung
C24

Stasiun Cibitung arah Timur, 2019
LokasiJalan Bosih Raya
Wanasari, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat 17520
Indonesia
Ketinggian+19 m
OperatorKAI Commuter
Letak dari pangkalkm 36+779 lintas JakartaJatinegaraCikampek[1]
Jumlah peron1 peron pulau
Jumlah jalur2:
  • jalur 1: sepur lurus jalur ganda arah Cikarang-Cikampek
  • jalur 2: sepur lurus jalur ganda arah Tambun-Manggarai
Informasi lain
Kode stasiun
  • CIT
  • -
[2]
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka1990
Ditutup2011
Tanggal penting
Dibuka kembali07 Oktober 2017 (2017-10-07)
Operasi layanan
KRL Commuter Line
Stasiun sebelumnya Stasiun berikutnya
Tambun
ke arah Cikarang
Lin Lingkar Cikarang
Full racket
Cikarang-Manggarai-Cikarang via Pasar Senen
Telagamurni
ke arah Cikarang
Tambun
ke arah Angke
Lin Lingkar Cikarang
Tambun Lin Lingkar Cikarang
Fasilitas dan teknis
Fasilitas 
Tipe persinyalanElektrik tipe Kyosan K5B[3]
Lokasi pada peta

Stasiun ini terletak agak jauh dari jalan raya Bekasi-Kabupaten Karawang dan pernah dinonaktifkan pada tahun 2011. Dahulu stasiun ini berukuran kecil. hanya seluas 1,5 × 1,5 m, sehingga hanya berfungsi sebagai loket. Peron stasiun ini rendah dan berukuran pendek.[4] Bangunan stasiun ini kemudian diperbesar untuk menyongsong perpanjangan KRL menuju Cikarang.[5]

Meskipun demikian, stasiun ini termasuk stasiun yang cukup ramai karena berada dekat kompleks-kompleks perumahan.

Sejarah

Stasiun lokal

Stasiun Cibitung sebelum direnovasi

Sebelum Stasiun Cibitung berdiri, ada sebuah pos sinyal kereta api. Banyak warga dari Perumahan Pondok Tanah Mas membutuhkan pemberhentian dan keberangkatan kereta api tersebut. Dikarenakan sebagian besar memang warga dari Pondok Tanah Mas tersebut bekerja di wilayah Jakarta. Seiring dengan minat warga Perumahan Pondok Tanah Mas juga warga dari Wanasari sendiri yang menginginkan keberadaan keberangkatan dan pemberhentian kereta api tersebut. Seiring waktu maka terbangunlah sebuah Stasiun Cibitung yang juga mulai dibutuhkannya sarana tersebut, tidak dari warga Pondok Tanah Mas sendiri bahkan dari perumahan yang lainnya juga warga Wanasari khususnya.[4]

Pembukaan kembali

KRL JR East seri 205 DP 148 Marchen tiba di Stasiun Cibitung

Sejak berlakunya Gapeka 2011, seluruh kereta lokal, baik dari arah barat ataupun timur, tidak ada yang berhenti di stasiun ini. Sehingga pada saat itu, bangunan lama stasiun ini hanya menyisakan papan nama stasiun dan bekas bangunan loket saja.

Pada 2015, stasiun ini sudah terlihat mulai dibangun kembali dan akhirnya pada 8 Oktober 2017 resmi diaktifkan kembali dengan bangunan stasiun baru dan melayani KRL Commuter Line relasi Jakarta Kota-Cikarang.[5][6]

Tata letak

Stasiun Cibitung memiliki dua jalur kereta api yang seperti di Stasiun Bekasi Timur. Bangunan baru stasiun ini hanya mempunyai satu buah peron saja di tengah kedua jalur rel.

Lantai 1 Concourse, loket, gerbang tiket
P

Lantai peron

Jalur 2 (Tambun)      Lin Lingkar Cikarang menuju Jatinegara/Angke/Kampung Bandan
Peron pulau
Jalur 1      Lin Lingkar Cikarang menuju Cikarang (Telagamurni)

Layanan kereta api

Komuter

Nama kereta api Tujuan akhir Keterangan
C Lin Lingkar Cikarang (half racket) Angke
Kampung Bandan
Cikarang
C Lin Lingkar Cikarang (Cikarang–Jatinegara–Pasar Senen–Kampung Bandan–Manggarai–Jatinegara–Cikarang) Cikarang Perjalanan berlawanan arah jarum jam
C Lin Lingkar Cikarang (Cikarang–Jatinegara–Manggarai–Kampung Bandan–Kemayoran–Jatinegara–Cikarang) Cikarang Perjalanan searah jarum jam

Insiden

Pada 8 Maret 2014, sebuah bus Haryanto pariwisata yang mengangkut rombongan anak-anak ditabrak Kereta api Menoreh saat melewati perlintasan jaga kereta api (PJL) 101 Cibitung sebelah bekas Stasiun Cibitung di petak Stasiun Cikarang dan Stasiun Tambun yang mengakibatkan lokomotif rusak, tetapi sang sopir bus berhasil kabur dan kernet diamankan.[7]

Referensi

  1. Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. Rahayu, Juwita Trisna. Galiartha, Gilang, ed. "Sistem persinyalan Manggarai-Jatinegara diperbarui". ANTARA News. Diakses tanggal 2019-02-27.
  4. "Bagaimana nasib stasiun (halte) Cibitung dan exhalte rawabebek setelah ada DDT?". Semboyan35, Indonesian Railfans Forum. 2011. Diakses tanggal 24 November 2018.
  5. "Mulai 8 Oktober 2017, KRL Jabodetabek Tak Berakhir di Stasiun Bekasi - Kompas.com". KOMPAS.com (dalam bahasa Inggris). 2017-10-07. Diakses tanggal 2018-11-24.
  6. Praditya, Ilyas Istianur. Nurmayanti; Saputra, Reza Deni, ed. "KRL Beroperasi dari Stasiun Cikarang Mulai 8 Oktober 2017". liputan6.com. Diakses tanggal 2018-11-24.
  7. Sumber: Tribunnews. 8 Maret 2014. Diakses tanggal 2 Juli 2015.
Stasiun sebelumnya Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Tambun
ke arah Rajawali
Rajawali–Cikampek Telagamurni
(Metland Telagamurni)
ke arah Cikampek


This article is issued from Wikipedia. The text is licensed under Creative Commons - Attribution - Sharealike. Additional terms may apply for the media files.