Stasiun Cilegon
Stasiun Cilegon (CLG) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Jombang Wetan, Jombang, Cilegon. Stasiun yang terletak pada ketinggian +14 meter ini merupakan stasiun yang berada di Daerah Operasi I Jakarta dan letaknya dekat dengan Masjid Agung Cilegon. Hanya ada satu kereta api saja yang melayani angkutan penumpang di stasiun ini, yaitu KA Lokal Merak dengan relasi Rangkasbitung-Merak PP.
|
LM09
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() Tampak bangunan Stasiun Cilegon. | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi | Jalan Stasiun Cilegon Jombang Wetan, Jombang, Cilegon, Banten 42411 Indonesia | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ketinggian | +14 m | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Operator | KAI Commuter | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Letak dari pangkal |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah peron | 2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama rendah) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah jalur | 5 (jalur 2: sepur lurus) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi lain | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kode stasiun |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Klasifikasi | II[2] | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Sejarah | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Dibuka | 1 Desember 1900 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nama sebelumnya | Tjilegon | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Perusahaan awal | Staatsspoorwegen | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Operasi layanan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Lokal Merak
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas dan teknis | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tipe persinyalan | Elektrik tipe DBRI Vital Processor Interlocking[3] | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi pada peta | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]() | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Sejarah
Stasiun ini dibuka pada 1 Desember 1900 oleh perusahaan Staatsspoorwegen (SS), dengan petak jalan dari Stasiun Serang hingga Stasiun Anyer Kidul sepanjang 27km.[4]
Pada era Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) hingga era Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka), emplasemen Stasiun Cilegon digunakan untuk tempat menyimpan atau stabling sekaligus juga tempat langsiran gerbong-gerbong barang. Gerbong-gerbong barang ini adalah rangkaian dari KA angkutan baja coil yang menuju ke jalur cabang pabrik PT Krakatau Wajatama, anak perusahaan dari PT Krakatau Steel. Terdapat beberapa seri lokomotif yang dijadikan sebagai pelangsir atau shunter pada emplasemen stasiun ini, yaitu lokomotif BB300, lokomotif C300, lokomotif D301, dan juga sebuah lokomotif pelangsir berukuran kecil (nomor dan tipe tidak diketahui). Lokomotif pelangsir berukuran kecil ini masih ada hingga sekarang dan dijadikan sebuah monumen di area taman PT Krakatau Wajatama.
Diperkirakan pada ada awal era 2000-an, aktivitas langsiran gerbong-gerbong KA angkutan baja coil ini pun akhirnya berhenti dan layanan KA barang yang menuju ke jalur cabang PT Krakatau Wajatama akhirnya ditutup. Bekas railbed dari jalur cabang ini sebagian besar hanya ditimbun saja oleh tanah dan aspal, serta beberapa sisa rel dan jembatan KA masih dapat dilihat. Terdapat pula beberapa bekas gerbong barang yang tersisa dan terbengkalai di emplasemen stasiun ini.




Stasiun Cilegon sebelumnya memiliki 5 jalur, dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Jalur 1 dan 2 digunakan untuk lalu-lalang dan persilangan kereta, jalur 3 digunakan untuk tempat menyimpan atau stabling gerbong datar, serta jalur 4 dan 5 merupakan jalur nonaktif yang digunakan untuk menyimpan bekas gerbong-gerbong barang afkir. Saat masih aktif, jalur 4 dan 5 digunakan untuk menyimpan atau stabling maupun aktivitas langsiran gerbong-gerbong barang. Jalur 5 juga memiliki wesel yang menuju ke sebuah jalur buntu atau sepur badug.
Pada tahun 2020 hingga 2021, dilakukan sebuah proyek upgrade atau pergantian rel menjadi tipe R54 pada lintas Rangkasbitung-Merak. Imbas dari proyek ini, jalur di Stasiun Cilegon pun berkurang menjadi hanya 4 jalur saja dan jalur 5 dibongkar karena lahannya terpakai untuk pembangunan tembok pembatas area stasiun. Bangunan stasiun ini serta ruangan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen masih dipakai hingga sekarang dan dijadikan sebagai aset cagar budaya.[5]
Bangunan dan tata letak
Stasiun Cilegon sebelumnya memiliki 5 jalur, dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Jalur 1 dan 2 digunakan untuk lalu-lalang dan persilangan kereta, jalur 3 digunakan untuk tempat menyimpan atau stabling gerbong datar, serta jalur 4 dan 5 merupakan jalur nonaktif yang digunakan untuk menyimpan bekas gerbong-gerbong barang afkir. Stasiun ini juga sempat memiliki sebuah rel cabang yang menuju ke PT Krakatau Wajatama.

Saat masih aktif, jalur 4 dan 5 digunakan untuk menyimpan atau stabling maupun aktivitas langsiran gerbong-gerbong barang. Jalur 5 juga memiliki wesel yang menuju ke sebuah jalur buntu atau sepur badug.


Pada tahun 2020 hingga 2021, dilakukan sebuah proyek upgrade atau pergantian rel menjadi tipe R54 pada lintas Rangkasbitung-Merak. Imbas dari proyek ini, jalur di Stasiun Cilegon pun berkurang menjadi hanya 4 jalur saja dan jalur 5 dibongkar karena lahannya terpakai untuk pembangunan tembok pembatas area stasiun. Bangunan stasiun ini serta ruangan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen masih dipakai hingga sekarang dan dijadikan sebagai aset cagar budaya.[5]
Layanan kereta api
Lokal Merak, tujuan Merak dan tujuan Rangkasbitung (ekonomi lokal).
Galeri
Ruang tunggu Stasiun Cilegon dan loket KA Lokal Merak.
Fasilitas musala di dalam Stasiun Cilegon.
Kereta Api MTT Plasser & Theurer Duomatic 09-32 CSM di emplasemen Stasiun Cilegon.
Pintu masuk Stasiun Cilegon.
Referensi
- Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
- Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
- Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46).
- "Haltestempels Nederlands-Indië". Studiegroep Zuid-West Pacific. Diakses tanggal 3 Agustus 2017.
- "5 Gedung Tua Layak Jadi Cagar Budaya". 17 Februari 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-08-03. Diakses tanggal 3 Agustus 2017.
Kelimanya adalah makam Ki Wasyid, makam Syekh Jamaludin, Stasiun Kereta Api (KA) Cilegon, Yayasan Maulana Hasanudin, serta rumah tinggal Belanda atau yang kini digunakan sebagai rumah dinas Wali Kota Cilegon.
| Stasiun sebelumnya | Stasiun berikutnya | |||
|---|---|---|---|---|
| Krenceng ke arah Merak |
Merak–Tanah Abang | Tonjong Baru ke arah Tanah Abang | ||


